Satu lagi prestasi nasional dicetak oleh siswa SMAN 1 Sumenep. Siswa atas nama Cameela Ahmad dan Shaheza Aleesha Risky menorehkan prestasi berhasil lolos sebagai finalis Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tahun 2025. Kepala sekolah berjanji akan datang untuk memberikan dukungan langsung.

Camela dan Shaheza, demikian nama panggilannya, merupakan siswa program riset di SMAN 1 Sumenep. Keduanya bergabung membangun satu tim proyek penelitian khusus untuk dilombakan pada OPSI tahun 2025. Keduanya melakukan penelitian secara intensif dalam jangka waktu berbulan – bulan. Dibimbing oleh guru pembina riset SMAN 1 Sumenep dan pembina khusus dari lembaga bimbingan riset siswa dan mahasiswa.

Pada OPSI tahun ini, Camela dan Shaheza mengajukan proposal penelitian “DEES System Drone Surveillance untuk Pengawasan Perikanan Berkelanjutan di Sumenep dengan Integrasi Data AIS Marine Traffict dan Pengembangan Aplikasi Verifikasi Legalitas Kapal”. Proposal tersebut disetujui oleh penilai dan dinyatakan layak, serta direkomendasikan untuk dilakukan penelitian atau riset lanjutan. Setelah berbulan-bulan melakukan penelitian secara intensif, akhirnya Camela dan Shaheza berhasil menyelesaikan proyek riset.

Dalam risetnya, Camela dan Shaheza membangun sistem pengawasan terhadap perikanan di laut Sumenep supaya lestari, terjaga dan berkelanjutan. Sistem pengawasan tersebut mengintegrasikan data kelautan dan legalitas kapal tangkap ikan dengan dibantu kamera pengintai berupa drone. Sistem ini bermanfaat dalam mengidentifikasi kapal yang melakukan ilegal fishing dan berbagai teknik penangkapan ikan yang dilarang oleh pemerintah.

Data identifikasi ilegal fishing yang dikirim oleh sistem tersebut menjadi dasar oleh pihak otoritas keamanan laut Kabupaten Sumenep untuk melakukan penangkapan atau pengusiran terhadap kapal penangkap ikan yang melakukan aksi ilegal di perairan laut kabupaten Sumenep. Sistem ini bermanfaat dalam menciptakan sistem perikanan yang berkelanjutan demi memelihara habitat laut yang yang lestari dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas, dan secara khusus bagi nelayan kabupaten Sumenep.

Camela dan Shaheza akan menghadiri babak final OPSI 2025 di Kota Surabaya, Jawa Timur. Babak final digelar di kampus Universitas Surabaya, Jalan Kali Rungkut, Surabaya. Final OPSI digelar selama enam hari mulai dari tanggal 11 sampai 16 bulan November 2025.

Selama enam hari Camela dan Shaheza wajib mengikuti seluruh rangkaian acara babak final. Dimulai dari kegiatan pameran karya penelitian, melayani pertanyaan dari pengunjung stan pameran, presentasi di hadapan penilai, hingga pengumuman juara.

Keberhasilan siswa menembus final OPSI 2025 mendapatkan respon bahagia dari orang tua siswa. Orangtua dari Camela, bernama lengkap A. Farid, M.AB., mengungkapkan kebahagiaannya.

“Saya sangat mendukung prestasi anak. Semoga bisa membawa nama SMANSA berprestasi di tingkat nasional, juga menambah pengalaman siswa di luar kabupaten Sumenep”. Demikian ungkapan kebahagiaan sekaligus harapan dari wali siswa yang beralamat di desa Andulang Kecamatan Gapura.

Begitupun juga orang tua dari Shaheza menyatakan kebahagiaannya. Perempuan yang beralamat di Jalam Teuku Umar Desa Pandian Kecamatan Kota menyatakan dengan rasa bangga.

“Saya sangat bangga, walaupun banyak tantangan yg harus dilalui. Ternyata, Shaheza lebih kuat dari pada yang dikira”. Demikian ungkap seorang ibu yang bernama lengkap Sofi Diantini.

Di final OPSI 2025 Camela dan Shaheza bergabung dengan ratusan peneliti muda dari seluruh pelosok Indonesia. Mereka semua berstatus sebagai siswa mulai dari jenjang SMP dan SMA yang mencintai dunia penelitian atau riset. Camela dan Shaheza merupakan satu-satunya tim peneliti tingkat SMA yang berasal dari Madura. Keduanya akan berjuang di OPSI 2025 untuk mempersembahkan yang terbaik bagi kabupaten Sumenep, Madura, dan Jawa Timur.

Sementara itu, kepala SMAN 1 Sumenep Drs. Rafiudin, M.Pd. menyambut senang atas keberhasilan anak didiknya lolos final OPSI 2025. Rafiudin, demikian biasa disapa, mengatakan akan memberikan dukungan langsung pada Camela dan Shaheza.

“InshaAllah saya akan datang ke Universitas Surabaya untuk memberikan dukungan secara langsung kepada anak didik”. Rafiudin memberikan komentar dengan wajah berseri-seri.

“Semoga menjadi juara. Pulang ke Sumenep membawa medali!” . Demikian harapan dari Drs. Rafiudin, M.Pd. selaku kepala SMAN 1 Sumenep.[Syafiuddin Syarif]

0 Thoughts to “Rafiudin, “Saya Akan Datang Memberikan Dukungan Langsung””

  1. M. Hari Nurdi

    Alhamdulillah. Smg Smansa juara. Aamiin 🤲🤲🤲

Leave a Comment